
Kamis, 09/10/2025 Dalam upaya memperkuat tata kelola keimigrasian yang berkeadilan dan berorientasi pada pemenuhan hak asasi manusia, Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pengelolaan dan Pemberdayaan Deteni di Rumah Detensi Imigrasi di Indonesia” yang diselenggarakan di Rumah Detensi Imigrasi Medan serta dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Rumah Detensi Imigrasi se-Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, menggali gagasan, serta merumuskan langkah strategis dalam pengelolaan deteni secara lebih manusiawi, produktif, dan berkelanjutan.
FGD ini juga menjadi momentum pembentukan Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan Pengungsi (Forkopdensi). Forum ini diharapkan menjadi wadah kolaboratif antara berbagai pemangku kepentingan — termasuk Kementerian/Lembaga terkait, pemerintah daerah, organisasi internasional, serta lembaga sosial kemasyarakatan — dalam membangun sistem penanganan deteni dan pengungsi yang lebih terintegrasi, transparan, dan berorientasi pada solusi kemanusiaan.
Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk:
a)Memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pengelolaan Rudenim;
b)Meningkatkan kapasitas petugas dalam penerapan prinsip-prinsip pendetensian yang berkeadilan; dan
c)Menyusun rekomendasi kebijakan pemberdayaan deteni yang berkelanjutan dan sejalan dengan standar internasional.
Dengan semangat kolaborasi dan kemanusiaan, diharapkan pengelolaan dan pemberdayaan deteni di Indonesia dapat terus berkembang menuju sistem yang lebih inklusif, beradab, dan menghormati nilai-nilai hak asasi manusia.
![]() |
|
![]() |
![]() |



